> Gugus Sekolah Ki Gede Mayung: Kemandirian dalam Belajar di Masa Pandemi Covid-19

Kemandirian dalam Belajar di Masa Pandemi Covid-19

PANDEMI Corona telah mengubah semua sendi kehidupan. Semua aktivitas dilakukan secara online, karena adanya larangan keluar rumah guna memutus mata rantai penyebaran virus yang telah menelan banyak korban. Konsep pendidikan juga berubah, tadinya proses belajar mengajar dilakukan secara tatap muka, sekarang menggunakan berbagai aplikasi jejaring sosial.

Saat perkuliahan sebagai seorang mahasiswa, yang baru memasuki dunia perkuliahan dituntut kesiapan untuk mengikuti apa yang disampaikan Dosen ,terasa sekali kelabakan mencari sebuah literatur yang ditugaskannya, agar tugas selesai dilaporkan sebagai bentuk nyata mengikuti aktiftas perkuliahan. Kusadari bahwa ini dunia perkuliahan yang sangat jauh dengan belajar di tingkat SMA atau sederajat  .

Tetapi kendala dan kelebihan dari pembelajaran online atau sistem daring ( dalam jaringan ) tentunya ada yang saya alami selama sekian pertemuan untuk mengikuti pembelajaran yang disampaikan setiap Dosen.

Kelebihan tersebut, mau tidak saya harus beradaptasi dengan sistem pembelajaran online, mencari sumbernya lebih leluasa. Jujur bisa lewat sharing dengan orang terdekat baik itu dengan saudara ataupun dengan orang tua , dari persiapan dalam pembelajaran segi sarananya mulai mempunyai android yang tidak leled jaringannya , lalu dihospotkan ke komputer atau laptop.

jadi bukan saja selama ini menggunakan android digunakan untuk dominan ke jejaring semata, tetapi bagaimana kita mengkolerasikan ke google classroom atau lainnya , untuk melihat tugas juga mencari literatur yang tepat sebagai bahan untuk laporan.

Dari sisi kelebihan tentunya ada kekurangan yang saya alami selama ini , tugas-tugas tersebut yang diberikan secara online , baik melalui Whastapp maupun zom metting muncul menemui kendala, diantarannya.

Saat – saat sedang mengikuti pembelajaran ditengah jalan jaringan internet tidak jalan sama sekali, penyebabnya juga akhirnya dicari apakah jaringan terlalu penuh pengguna, tetapi ternyata banyak kendalanya habisnya kuota, otomatis tidak bisa mengikutinya. Solusi yang ditempuh apabila kuota ada mencari informasi ke rekan akan materi yang diberikan kepada mahasiswa dari dosen.

Terkadang dalam penugasan baik yang kelompok maupun secara individu , menemui keterlabatan laporan yang terkendala pada tugas individu. Kalau tugas kelompok masih bisa sharing sama rekan kelompok.Apalagi ada tugas untuk melaporkan terkadang terganjal oleh batas waktu , hingga hasil yang saya temukan tidak bisa jadikan laporan tugas .

Itulah perjalanan saya selama mengikuti pembelajaran secara daring ada kelebihan dan kekurangan , tetapi pembelajaran tersebut memang sebagai bekal saya menumbuhkan kemandirian yang semakin meningkat. Tanpa usaha kita tidak akan menghasilkan sesuatu, dan Allah menguji seseorang tidak akan melebihi kemampuan mahkluk-Nya, semoga.

No comments:

Post a Comment

Selamat datang di Bllog kami , ditunggu komentar ya , terima kasih